Selasa, 24 Juni 2014

Tentang "Matahari di balik punggung calon Raja/Presiden

Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto adalah ulama besar Indonesia saat itu di Jawa Timur, disamping seorang kiyai juga seorang guru silat olahkanuragan. Ia melihat 2 matahari diantara Kusno (Soekarno) dan Kartosuwiryo. Tak mungkin kedua matahari memimpin Nusantara ini. Sebagai orang tuayang bijak tidaklah baik untuk menghendaki keduanya bersiteru saling membunuh. Jadialah kelak dua orang seperguruan ini menjadi raja. Meski Karto Suwiryo berada dihutan-hutan, Bungkarno yang presiden RI ini tetap mengakuinya sebagai saudara dan "Raja" Indonesia dalam hutan.
Kisah tentang "matahari bersinar" juga dilihat oleh Sunan Kudus terhadap prajurit tamtama bernama Maskarebet, kenapa tidak pada putra mahkota? Atau kerabat / saudara Sultan lainnya? Inilah Indonesia sejak Daha, Kediri, Singosari, Majapahit memberikan gambaran bahwa Waris itu belum tentu Pewaris tahta. Akhirnya lambang-lambang negara Demak pun jatuh ke tangan Maskarebet anak kampung yang terkenal dengan sebutan Joko Tingkir dengan mendirikan kerajaan Pajang sebagai menerus tahta Demak.
Begitu juga Sultan Hadiwijaya ( Maskarebet/Joko Tingkir) selanjutnya , entah mengapa 'sinar matahari ' justru bersinar di punggung anak angkatnya, Sutawijaya. Sedang putra mahkota Pangeran Benawa tampak suram tanda-tandanya. Jadilah penerus tahta Pajang itu ke Mataram kepada Sutawijaya yang bergelar Senopati ing Alogo. Sekali lagi waris belum tentu pewaris. Dan ini Indonesia bukan kerajaan Inggris atau Belanda .
Bukti-bukti sejarah semua serba mungkin, bayangkan anak tukang kayu di pinggir hutan aja bisa menjadi raja, contohnya adalah Ken Angrok ! Kemudian Mas Karenet anak kampung pinggiran di Tingkir, lalu Sutawijaya semua bukan waris tapi pewaris !
Dari itu semua, bukan mustahil apabila ada anak orang miskin menjadi ''raja" (presiden ) Indonesia ini.
Dan sebetulnya diantara dua calon presiden itu , orang yang memiliki keistimewaan 'linuwih' dan 'waskita' akan dapat melihat sinar 'matahari di punggung diantara dua capres kita itu. Siapa capres yang memiliki sinar itu sebaiknya tanyakan pada yang orang yang memiliki linuih dan waskita dibidangnya.

TENTANG WAHYU KERATON YANG TERDAPAT PADA CALON PRESIDEN/RAJA

Untuk melihat tanda - tanda capres mana yang memiliki 'sinar matahari' ("wahyu keraton) itu terdapat ciri-ciri yang biasa melekat seperti :
a. Raine kadang sumorot bercahaya
b. Raine kadang berganti ganti (mirip - mirip si A atau si B, namun bukan 'mencala putra-mencala putri)
c. Ada dimana-mana secara ujug-ujug
d. Yen anggon-anggon (berpakaian keraton /resmi ) sudah mirip raja atau presiden.
e. meseme ora kepaksa
(Rg Bagus warsono)

Kamis, 05 Juni 2014

CAPRES MENUURUT RONGGOWARSITO

Menurut Rongowarsito, ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai pemimpin di wilayah seluas wilayah Kerajaan Majapahit (Nusantara): (1) Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, yaitu pemimpin yang akrab dengan penjara, yang membebaskan bangsa Indonesia dari cengkeraman penjajah; (2) Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar; yaitu pemimpin yang kaya harta (mukti) dan berwibawa atau ditakuti, tetapi dia akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan; (3) Satrio Jinumput Sumelo Atur, yaitu pemimpin yang diangkat bagai dipungut; (4) Satrio Lelono Topo Ngrame, yaitu pemimpin yang suka mengembara yang memiliki tingkat religiusitas tinggi; (5) Satrio Piningit Hamong Tuwuh, yaitu pemimpin yang membawa kharisma leluhurnya; (6) Satrio Boyong Pambukaning Gapuro, yaitu pemimpin yang berpindah tempat dan akan menjadi peletak dasar dasar sebagai pembuka gerbang menuju keemasan; dan (7) Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu, yaitu pemimpin yang sangat religius sehingga ia diibaratkan seorang pendeta atau Begawan yang senantiasa akan bertindak atas dasar hukum Tuhan.

Senin, 10 Februari 2014

JAYABAYANE MENERIMA JASA KONSULTASI PEMENANGAN CALON LEGESLATIF GRATIS MEMBACA GARIS TANGAN

JAYABAYANE TELAH TERUJI MEMBANTU DAN MEMPREDIKSI CALON GUBERNUR DAN CALON BUPATI TANPA MELESET.
KINI MEMBUKA KONSULTASI JASA PEMENANGAN CALON LEGESLATIF

KEUNGGULAN :
Mewarisi Ilmu Waskita Syeh Ronggo Kastuba
Prediksi Ilmiah
Tanpa survai daerah pemilihan
Gratis membaca Garis Tangan




Jumat, 09 Agustus 2013

CIRI-CIRI CALON BUPATI KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH YANG BAKAL TERPILIH

CIRI-CIRI CALON BUPATI KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH   YANG BAKAL TERPILIH

1. Di bulan/hari   saat pemilukada Kabupaten Tegal  pada saat itu usia calon Bupati 
    dan Calon  Wakil Bupati  adalah
    usia kebegjaan (kejayaan) yang bersangkutan menurut perhitungan kitab
    bethajemuradamakna.

2. Tahun 2013 saat pemilukada Kabupaten Tegal merupakan tahun hoki / rejeki yang
    bersangkutan baik dimiliki
     cabub maupun cawabub.

3. Ada tanda-tanda aneh yang dirasakan sang calon baik cabub maupun cawabub.

4. Pernah "kekatonen" atau  "diimpeni", "ditekani" Juru Demang Ki Gede Sebayu baik
    diri sang calon bupati, istrinya atau anak dari sang calon bupati
    (kekatonen : sekelebat pernah melihat , diimpeni : bermimpi didatangi, ditekani : ada      seseorang datang ke rumah namun kemudian menghilang.

5. "Raine bening, cahaya memancar, yen ndeleng rai lan gambar raine  langsung inget-
    inget kaya sapa ya."
    ( Mukanya  jernih, memancarkan cahaya, kalau menjumpai wajahnya baik foto
     maupun melihat langsung  
     yang melihat seakan-akan  bertanya seperti siapa ya).